Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:
Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.
Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.
Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.
Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.
"Barang siapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus..." Wahyu 2:7
Di kitab Perjanjian Lama yang dimaksud dengan 'Taman Firdaus' adalah Taman Eden, suatu tempat di mana manusia pertama (Adam dan Hawa) ditempatkan oleh Tuhan. Di tengah-tengah Taman Eden ini ada sebuah pohon yang disebut pohon kehidupan dan Tuhan melarang manusia untuk makan buah pohon tersebut (Kejadian 2:9). Oleh karena tipu daya dan hasutan Iblis, Hawa dan suaminya (Adam) melanggar apa yang Tuhan sudah firmankan, yaitu makan buah pengetahuan dari pohon itu. Akhirnya manusia pun jatuh ke dalam dosa dan sebagai akibatnya, mereka terusir ke luar dari Taman Eden!
Ada pun 'Taman Firdaus' yang dimaksudkan oleh ayat nas di atas adalah suatu tempat yang Tuhan sediakan bagi orang-orang percaya yang setia sampai akhir hidupnya. Di Taman Firdaus (sorga) ini tidak ada lagi tangis dan dukacita! Selain setia, mereka adalah orang-orang yang tampil sebagai pemenang! Kata 'menang' berarti mereka sudah mampu mengalahkan musuh di medan peperangan, melewati perjuangan, atau perlombaan iman. Alkitab menegaskan bahwa hanya orang-orang yang menanglah yang akan berada di Taman Firdaus (sorga): menang atas pergumulan melawan dosa (mengalahkan kedagingan), menang dalam perjuangannya menjaga kekudusan hidup. Tetapi mereka yang tidak setia kepada Tuhan, mereka yang gagal dalam perlombaan iman, mereka yang gagal mengalahkan keinginan dosa (hidup menuruti hawa nafasu dan keinginan daging), tidak berhak untuk menikmati Taman Firadaus yang Tuhan sediakan.
Yang pasti untuk bisa memasuki Taman Firdaus dan menikmati 'pohon kehidupan' Tuhan, ada harga yang harus dibayar! Kita harus bekerja keras: "Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu;" (Yohanes 6:27) dan hidup meneladani Kristus: "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup." (1 Yohanes 2:6). Hidup meneladani Kristus berarti hidup dalam kekudusan: "hendaklah kamu menjadi kudus...seperti Dia yang kudus...Kuduslah kamu, sebab Aku kudus." (1 Petrus 1:15-16)
Taman Firdaus disediakan untuk orang-orang yang hidup berkenan kepada Tuhan!