Harapan Baru Regency

Jl. HBR Selatan Komplek Gereja No.3 Bekasi Barat

Kontak

(021) 480 2605

Panduan Renungan Harian

Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:

M1. MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.

M2. MERENUNGKAN FIRMAN

Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.

M3. MELAKUKAN DENGAN TEKUN

Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.

M4. MEMBAGIKAN KESAKSIAN ATAU PERTOLONGAN

Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.

Tuesday 01 October 2024

SATU JAM SAJA TAK SANGGUP

Baca: Matius 26:36-46

"Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: 'Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?'"  Matius 26:40

Hal berdoa seringkali dianggap remeh dan sepele oleh kebanyakan orang Kristen.  Mereka berkata,  "Ah...berdoa itu mudah dan bisa dilakukan di mana pun!"  Namun dalam prakteknya ternyata berdoa tak mudah untuk dilakukan.  Kalau berdoa dilakukan secara bersama-sama dengan jemaat Tuhan dalam suatu ibadah raya atau persekutuan, sepertinya hal itu tampak mudah dilakukan, namun kalau berdoa secara pribadi  (bersaat teduh), belum tentu semua orang mau dan dapat melakukannya dengan setia.

     Contohnya adalah murid-murid Kristus sendiri.  Di mana pun dan ke mana pun Kristus pergi untuk mengajar dan melayani jiwa-jiwa, murid-murid selalu ada bersama Dia dan turut terlibat.  Intinya di mana ada Sang Guru di situ pula murid-murid-Nya berada.  Perhatikan!  Pada waktu Kristus sedang menghadapi situasi sulit karena waktu-Nya yang sudah dekat, pergilah Ia dengan mengajak murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani untuk berdoa.  Saat itu pula Kristus meminta kepada murid-murid-Nya untuk berjaga-jaga satu jam saja lamanya.  Tetapi apa yang terjadi?  Tuhan mendapati mereka tertidur.  Ternyata murid-murid tidak sanggup untuk berjaga-jaga, sekalipun itu hanya satu jam lamanya.  Padahal Tuhan sudah memperingatkan:  "Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."  (Matius 26:41);  dan karena tidak berjaga-jaga, akhirnya ketika pencobaan datang, mereka tak punya kekuatan untuk menghadapinya dan kemudian lari meninggalkan Kristus!

     Banyak orang Kristen tampak aktif dalam pelayanan atau disibukkan dengan aktivitas-aktivitas rohani di gereja sehingga mereka tak punya waktu untuk berdoa.  Berdoa secara pribadi selama satu jam saja tak sanggup dilakukan.  Pikirnya:  "Aku sudah terlibat aktif dalam pelayanan dan waktuku sudah habis untuk kegiatan di gereja...Tuhan pasti tahu kalau aku capai.  Tidak berdoa tidak apa-apa!"  Kita lupa bahwa kunci kekuatan orang percaya itu terletak dalam doa!  Pelayanan tanpa doa takkan berdampak apa-apa.

Tak sanggupkah Saudara berdoa menimal satu jam saja dalam sehari?