Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:
Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.
Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.
Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.
Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.
“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.”
Yesus menegaskan bahwa kasih kepada Tuhan harus bersifat total. Kasih mula-mula bukan kasih yang setengah-setengah, tetapi kasih yang melibatkan seluruh keberadaan manusia. Kasih ini tidak dibagi, tidak ditunda, dan tidak disimpan. Tuhan rindu dikasihi sepenuh hati.
Sering kali kasih kita kepada Tuhan terbagi oleh banyak hal lain. Tuhan tetap ada dalam hidup, tetapi tidak lagi menjadi yang utama. Kasih mula-mula memudar ketika Tuhan tidak lagi ditempatkan di pusat. Hati yang terbagi membuat iman kehilangan kekuatan.
Ketika kita kembali mengasihi Tuhan dengan segenap hati, kehidupan rohani dipulihkan. Kasih mula-mula menyalakan kembali api iman dan kerinduan akan Tuhan. Dari kasih yang utuh, lahirlah hidup yang berkenan kepada Tuhan. Revival sejati dimulai dari kasih yang diperbarui.
Quote:
Kasih mula-mula menempatkan Tuhan kembali di pusat hidup.