Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:
Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.
Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.
Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.
Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.
"Jawablah aku dengan segera, ya TUHAN, sudah habis semangatku! Jangan sembunyikan wajah-Mu terhadap aku," Mazmur 143:7
Jika apa yang kita doakan kepada Tuhan langsung mendapatkan jawaban dari Tuhan, hal itu tidak mendatangkan masalah bagi kita. Namun bagaimana kalau doa-doa kita tak mendapatkan jawaban dari Tuhan? Hal ini akan menjadi awal permasalahan dalam hidup, sebab biasanya kita langsung menunjukkan reaksi yang negatif sebagai tanda ketidaksiapan kita menerima kenyataan yang ada: kecewa, bersungut-sungut, mengomel, dan kemudian menyalahkan Tuhan. Jika Tuhan tidak menjawab permohonan doa kita, bukan berarti Tuhan pilih kasih atau tidak memedulikan kita.
Salah satu penyebab mengapa Tuhan tidak menjawab doa-doa yang kita serukan kepada-Nya, atau berkata 'tidak' untuk permohonan doa kita, adalah karena kita salah dalam berdoa. Ini berkaitan dengan motivasi hati kita yang salah, karena apa yang kita minta kepada Tuhan hanya bertujuan untuk memuaskan keinginan daging kita, seperti yang Yakobus sampaikan, " Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu." (Yakobus 4:3). Alasan utama mengapa Tuhan tidak menjawab doa-doa kita adalah karena ada dosa yang belum dibereskan. Dosa adalah penghalang dan penghambat utama untuk kita memperoleh jawaban doa. Nabi Yesaya menyampaikan, "Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan." (Yesaya 59:1-3).
Apabila doa-doa kita tidak mendapatkan jawaban dari Tuhan, hal terbaik yang harus kita lakukan adalah koreksi diri dan datang kepada Tuhan dengan penuh kerendahan hati, serta mohon pengampunan dari-Nya! (Yohanes 1:9).
Jika hidup kita sudah benar-benar beres, Tuhan pasti akan menjawab doa-doa kita dan menepati janji-Nya!