Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:
Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.
Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.
Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.
Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.
"sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu." Mazmur 91:11
Setiap orang di dunia ini, bahkan termasuk suatu Negara sekalipun, membutuhkan perlindungan yang aman. Agar terlindung dari segala jenis penyakit, manusia mengadakan vaksinasi, juga minum obat dan vitamin. Agar terlindung dari pencuri, penjahat atau perampok, orang membuat pagar yang kuat di sekeliling rumahnya, atau memperkerjakan satpam. Agar terlindung dari serangan musuh, setiap Negara membangun angkatan bersenjata. Contoh: Indonesia dengan TNI-nya. Agar terlindung dari kerugian besar yang tak terduga, orang melengkapi diri dengan asuransi. Intinya, di setiap aspek kehidupan, manusia sangat memerlukan perlindungan.
Apakah semua perlindungan yang dibuat manusia ini sudah dapat menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan mereka secara utuh? Semua ada batasnya dan tidak ada yang sempurna. Pertanyaan: ke manakah kita harus mencari perlindungan yang aman dan sempurna? Mau tidak mau manusia harus kembali kepada Tuhan. Tetapi tidak semua orang bisa mendapatkan jaminan perlindungan Tuhan. Pemazmur menegaskan: “Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: ‘Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.’” (Mazmur 91:1-2). Hanya orang-orang yang “…hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.” (Mazmur 91:14).
Melekat kepada Tuhan berarti memiliki persekutuan yang karib dengan Tuhan. Mengenal nama Tuhan berarti mengenal kebenaran Tuhan dan hidup dalam kebenaran-Nya. Sudahkah kita memiliki pengenalan yang benar akan Tuhan? Orang yang mengenal Tuhan dengan benar akan mempercayakan hidup sepenuhnya kepada Tuhan. “Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN.” (Mazmur 9:11). Di zaman yang serba modern ini tidak gampang orang mau mempercayakan hidup sepenuhnya kepada Tuhan.
Dalam perlindungan Tuhan hidup kita akan terjaga dan terpelihara dengan aman!