Harapan Baru Regency

Jl. HBR Selatan Komplek Gereja No.3 Bekasi Barat

Kontak

(021) 480 2605

Panduan Renungan Harian

Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:

M1. MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.

M2. MERENUNGKAN FIRMAN

Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.

M3. MELAKUKAN DENGAN TEKUN

Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.

M4. MEMBAGIKAN KESAKSIAN ATAU PERTOLONGAN

Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.

Thursday 07 April 2022

KEADILAN DAN KEBENARAN DITEGAKKAN

Baca: Mazmur 10:1-18

"Bangkitlah, TUHAN! Ya Allah, ulurkanlah tangan-Mu, janganlah lupakan orang-orang yang tertindas."  Mazmur 10:12

Saat berada dalam kesesakan, tekanan dan juga perlakuan yang tidak adil dari orang lain, hampir setiap kita akan bersikap tidak sabar menantikan Tuhan bertindak.  Kita berkata,  "Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh, ya TUHAN, dan menyembunyikan diri-Mu dalam waktu-waktu kesesakan?"  (Mazmur 10:1), bahkan kita berani mempersalahkan Tuhan karena merasa Dia tidak segera memberikan pertolongan atas pergumulan yang kita alami.  Akhirnya yang keluar dari mulut kita hanyalah keluh kesah dan persungutan.

     Sikap demikian tentunya tidak membuat kita menjadi orang yang belajar mengerti kehendak Tuhan dan mensyukuri atas segala sesuatu yang terjadi dalam hidup.  Karena itu Yakobus menasihati kita,  "Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu,...janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu."  (Yakobus 5:8-9).  Menghadapi ketidakadilan dan penindasan mari belajar tetap bersabar.  Kita harus percaya bahwa apa pun yang menimpa kita dan apa pun yang diperbuat oleh orang lain terhadap kita tidaklah luput dari pengawasan Tuhan.  "Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel."  (Mazmur 121:4), dan  "Engkau memasang telinga-Mu, untuk memberi keadilan kepada anak yatim dan orang yang terinjak"  (Mazmur 10:17-18).

     Serahkan semuanya kepada Tuhan karena Dia adalah Hakim yang adil.  Sekalipun untuk seketika lamanya kita harus bertekun dan bersabar dalam pergumulan akan datang waktunya bahwa keadilan dan kebenaran menjadi bagian hidup kita.  Kesabaran akan mendatangkan berkat dari Tuhan.  Yakobus berkata,  "...kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan."  (Yakobus 5:11).  Tuhan tidak akan membiarkan kita terus-menerus dalam pergumulan;  Dia pasti akan bertindak sesuai dengan waktuNya.  Sebagaimana Tuhan memulihkan keadaan Ayub, Dia juga pasti akan memulihkan kita.

"Aku tahu, bahwa Tuhan akan memberi keadilan kepada orang tertindas, dan membela perkara orang miskin."  Mazmur 140:13