Harapan Baru Regency

Jl. HBR Selatan Komplek Gereja No.3 Bekasi Barat

Kontak

(021) 480 2605

Panduan Renungan Harian

Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:

M1. MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.

M2. MERENUNGKAN FIRMAN

Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.

M3. MELAKUKAN DENGAN TEKUN

Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.

M4. MEMBAGIKAN KESAKSIAN ATAU PERTOLONGAN

Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.

Saturday 16 September 2023

TINGGAL DALAM DAMAI SEJAHTERA

Baca: Yesaya 26:1-12

"Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya."  Yesaya 26:3

Banyak orang kehilangan damai sejahtera karena beratnya permasalahan hidup.  Ketegangan melanda semua orang karena berbagai bencana atau musibah, juga keadaan ekonomi yang diberitakan buruk.

     Kita dapat terlepas dari ketegangan yang ada apabila kita selalu mengingat dan menyadari bahwa kita ini ada dalam pengawasan mata Tuhan dan mempercayai Dia yang selalu melindungi dan menjaga kita.  Sekalipun dunia diwarnai dengan berbagai goncangan, kita akan tetap merasa tenang dan berlimpah damai sejahtera bila kita senantiasa tinggal di dalam Tuhan dan firman-Nya.  Iblis dapat mengambil, mencuri dan merampas damai sejahtera bila kita hidup menjauh dari Tuhan, berjalan keluar dari kehendak-Nya, dan tidak taat melakukan apa yang Tuhan kehendaki.  Ketidaktaatan adalah faktor yang membuat seseorang tidak merasakan damai sejahtera karena ia akan selalu dihantui oleh rasa takut dan cemas.  Ayat nas jelas menyatakan bahwa Tuhan akan menjagai kita dengan damai sejahtera jika mata kita senantiasa tertuju kepada Tuhan, hati kita senantiasa berpaut kepada-Nya.  Maka dari itu  "Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat."  (Ibrani 10:25).  Jika tiba-tiba kita dihadapkan pada keadaan yang sulit, kita akan mampu merespons dengan sikap hati yang benar:  tetap tenang, tidak bingung, tidak cemas dan tidak panik.

     Cara lain untuk menolong kita tetap merasakan damai sejahtera di segala situasi adalah berserah penuh kepada Tuhan.  Pemazmur menasihati,  "Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;"  (Mazmur 37:5).  Percayalah dalam segala sesuatu Tuhan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita  (Roma 8:28).  Apabila kita mengasihi Tuhan dengan sungguh, tak perlu kuatir terhadap segala yang terjadi, sebab di baliknya Tuhan punya rencana terbaik bagi kita.

Damai sejahtera dari Tuhan adalah damai sejahtera yang sempurna di segala situasi dan keadaan!