Harapan Baru Regency

Jl. HBR Selatan Komplek Gereja No.3 Bekasi Barat

Kontak

(021) 480 2605

Panduan Renungan Harian

Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:

M1. MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.

M2. MERENUNGKAN FIRMAN

Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.

M3. MELAKUKAN DENGAN TEKUN

Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.

M4. MEMBAGIKAN KESAKSIAN ATAU PERTOLONGAN

Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.

Tuesday 14 February 2023

BERADA DI SEKOLAH KEHIDUPAN

Baca: Matius 10:29-31

"Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit."  Matius 10:31

Semua orang tak menyangkal bahwa hidup di dunia ini adalah singkat adanya.  Karena itu mari kita gunakan waktu yang teramat singkat ini dengan sebaik-baiknya dan jangan pernah menyia-nyiakan, sebab detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari, sungguh teramat berharga.  Pemazmur berkata,  "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana."  (Mazmur 90:12).

     Sadar atau tidak, sesungguhnya kesempatan hidup yang hanya sekali di dunia yang singkat ini adalah proses belajar.  Itulah sekolah kehidupan!  Pembelajaran demi pembelajaran kita dapatkan dari situasi, keadaan atau peristiwa, dari hal-hal tampak kecil dan sederhana yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.  Maka dari itu jangan pernah menganggap remeh hal-hal yang kecil dan sederhana, karena dalam segala perkara Tuhan turut bekerja  (Roma 8:28).  Jika kita berpikir bahwa Tuhan kurang memperhatikan atau tak peduli terhadap hal-hal yang kecil dan sederhana, itu salah besar!  Justru Ia sangat memedulikan dan bahkan kepedulian Tuhan itu jauh lebih dari kepedulian kita terhadap diri sendiri.  Contoh untuk kepedulian Tuhan terhadap kita:  "Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya."  (Matius 10:30).  Jelas dinyatakan bahwa rambut di kepala kita pun terhitung oleh Tuhan.  "But the very hairs of your head are all numbered."  (versi King James).  Kata  'numbered'  artinya  'dihitung atau diberi nomor', artinya Tuhan menandai setiap lembar rambut kita.  Betapa telitinya Tuhan terhadap kita!

     Kalau kita memahami akan hal ini tidak selayaknya kita bersungut-sungut kepada Tuhan untuk setiap masalah yang terjadi.  Sebab masalah pasti tidak terjadi secara kebetulan, bisa karena akibat kesalahan kita atau diijinkan Tuhan terjadi sebagai sarana untuk menggarap dan mendidik kita di sekolah kehidupan ini.  Sungut-sungut adalah wujud pemberontakan kepada Tuhan dan sikap tidak menghargai kebijaksanaan Tuhan.  Milikilah penyerahan diri saat berada dalam prosesnya Tuhan di sekolah kehidupan ini, sebab Dia adalah Sang Pengendali segala keadaan.

Sekecil apa pun masalah dan pergumulan yang kita alami tak ada yang luput dari pengawasan dan perhatian Tuhan!