Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:
Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.
Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.
Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.
Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.
"TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya." Maleakhi 3:16
Secara tidak sadar kita seringkali tidak menghargai dan menghormati Tuhan di dalam hidup ini. Salah satu contoh kecilnya adalah kita tidak pernah mengikutsertakan Tuhan dalam setiap rencana hidup dan langkah-langkah kita. Barulah setelah menemui jalan buntu dan mendapati banyak masalah, kita ingat Tuhan! Bukannya menyadari kesalahan kita, tapi kita justru menyalahkan Tuhan atas kegagalan yang kita alami. Tidak itu saja! Kita juga seringkali mengabaikan dan meremehkan jam-jam ibadah! "Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada perhentian kudus bagimu, yakni sabat, hari perhentian penuh bagi TUHAN;" (Keluaran 35:2).
Karena merasa iri hati dan cemburu terhadap orang-orang di luar Tuhan yang seolah-olah hidupnya mujur dan beruntung, timbul kekecewaan dan ketidakpuasan di dalam diri, lalu kita tidak lagi mau berdoa, tak mau baca Alkitab, tak mau turut terlibat dalam pelayanan pekerjaan Tuhan: "Adalah sia-sia beribadah kepada Allah. Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus dilakukan terhadap-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan TUHAN semesta alam?" (Maleakhi 3:14). Pemazmur menasihati, "Jangan marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang; sebab mereka segera lisut seperti rumput dan layu seperti tumbuh-tumbuhan hijau. Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu." (Mazmur 37:1-4).
Milikilah rasa hormat kepada Tuhan! Jangan sampai kita memberontak kepada Tuhan karena hal itu merupakan kekejian di hadapan-Nya. Sudah tahu kebenaran tapi tidak hidup dalam kebenaran sama artinya kita tidak menghormati Tuhan dan firman-Nya. Tuhan sangat marah terhadap orang-orang yang tidak menghormati-Nya, "Bicaramu kurang ajar tentang Aku, firman TUHAN." (Maleakhi 3:13).
"Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah." 1 Samuel 2:30b