Harapan Baru Regency

Jl. HBR Selatan Komplek Gereja No.3 Bekasi Barat

Kontak

(021) 480 2605

Panduan Renungan Harian

Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:

M1. MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.

M2. MERENUNGKAN FIRMAN

Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.

M3. MELAKUKAN DENGAN TEKUN

Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.

M4. MEMBAGIKAN KESAKSIAN ATAU PERTOLONGAN

Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.

Tuesday 14 May 2024

DIPANGGIL UNTUK RENCANA BESAR

Baca: Yeremia 1:4-19

"Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu. Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa..."  Yeremia 1:9-10

Di dalam diri setiap orang percaya ada panggilan Tuhan untuk sebuah rencana yang besar!  Cara Tuhan memanggil tiap-tiap orang berbeda-beda.  Demikian pula Yeremia, seorang muda yang dipanggil Tuhan untuk menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.  Pada awalnya Yeremia merasa ragu dan takut dengan kemampuan yang dimiliki karena merasa diri masih muda, belum cukup pengalaman, tapi firman Tuhan kembali meneguhkan dia,  "Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa. Janganlah katakan: Aku ini masih muda, tetapi kepada siapapun engkau Kuutus, haruslah engkau pergi, dan apapun yang Kuperintahkan kepadamu, haruslah kausampaikan. Janganlah takut kepada mereka, sebab Aku menyertai engkau..."  (Yeremia 1:5, 7, 8).

     Dengan panggilan Tuhan, seseorang akan menerima kekuatan untuk mengembangkan potensi diri di bawah pimpinan Roh Kudus.  Itu adalah satu titik tolak seseorang untuk dipisahkan dari segala kecemaran dunia!  "Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia."  (2 Timotius 2:21).  Dalam memanggil seseorang Tuhan tak melihat status, tak melihat rupa, tak melihat harta,  "...manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."  (1 Samuel 16:7).  Hati yang rela dan mau dibentuk itulah yang Tuhan cari.  Saat seorang menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, sesungguhnya hal itu merupakan awal sebuah panggilan Tuhan.

     Tuhan memanggil kita untuk menjalankan fungsi di dunia ini yaitu menjadi garam dan terang dunia  (Matius 5:13-14).  Dunia saat ini sedang diliputi dengan kegelapan yang teramat pekat, karena itu dunia membutuhkan para pembawa terang.  Kristus adalah Terang dunia  (Yohanes 8:12), dan sebagai pengikut Kristus, kita adalah anak-anak terang,  "Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,"  (Efesus 5:8).

Orang percaya dipanggil untuk menjadi berkat bagi dunia ini!