Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:
Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.
Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.
Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.
Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.
"Betapa berharganya kasih setia-Mu, ya Allah! Anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayap-Mu." Mazmur 36:8
Banyak orang menganggap remeh dan sepele segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupannya sehari-hari. Dapat tidur nyenyak semalaman dan bangun pagi dengan kekuatan baru, badan dalam keadaan sehat dan tidak sakit-sakitan, pergi pulang dari kantor atau sekolah dalam keadaan yang selamat, semuanya dianggap sebagai hal yang biasa dan lumrah saja. Kita seringkali tidak menyadari ketika tubuh ini sehat, pekerjaan atau usaha berjalan lancar, rumah tangga adem ayem, anak-anak bertumbuh secara sehat dan pintar adalah karena kasih setia Tuhan, tidak datang atau terjadi dengan sendirinya.
Mereka yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi, hidup dalam kemapanan, berada di puncak karir, wajah tampan/cantik dan berperawakan bagus seringkali berjalan dengan membusungkan dada, merasa semua yang dimiliki adalah karena kesanggupan dan kemampuan diri. Ucapan syukur pun jarang keluar dari mulut mereka! "Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam." (Zakharia 4:6). Hari ini kita diingatkan bahwa semua adalah karena anugerah Tuhan semata. Karena itu belajarlah untuk mengucap syukur atas kasih setia Tuhan dan jangan pernah lupakan kebaikan Tuhan. Apabila tubuh kita tampak sehat dan bugar bukanlah semata-mata karena kita pandai menjaga diri dan mengatur pola makanan; kalau rumah tangga tampak bahagia, dan usaha berjalan dengan lancar, itu juga bukan karena hebat kita. Tanpa Tuhan beserta, kita takkan mampu sendiri dan semuanya takkan pernah terjadi.
Keselamatan, ketenangan, kedamaian, perlindungan, kenyamanan dan keberhasilan hidup yang sejati tak dapat kita temukan di luar Tuhan, sekalipun kita pergi ke negara mana pun di belahan bumi ini. Pemazmur mengerti benar bahwa Tuhanlah sumber segala-galanya. "Sebab pada-Mu ada sumber hayat, di dalam terang-Mu kami melihat terang." (Mazmur 36:10), karena itu "Lanjutkanlah kasih setia-Mu bagi orang yang mengenal Engkau, dan keadilan-Mu bagi orang yang tulus hati!" (Mazmur 36:11).
Betapa berharganya kasih setia Tuhan, tanpa-Nya kita tak bisa berbuat apa-apa!