Harapan Baru Regency

Jl. HBR Selatan Komplek Gereja No.3 Bekasi Barat

Kontak

(021) 480 2605

Panduan Renungan Harian

Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:

M1. MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.

M2. MERENUNGKAN FIRMAN

Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.

M3. MELAKUKAN DENGAN TEKUN

Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.

M4. MEMBAGIKAN KESAKSIAN ATAU PERTOLONGAN

Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.

Thursday 15 May 2025

HATI BAPA

Baca: Mazmur 8:1-10

“apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?” Mazmur 8:5

Daud mengakui betapa baiknya hati Bapa sehingga Ia mengingat dan mengindahkan kita. Ini membuktikan kita mendapat tempat istimewa di hatiNya, padahal kita adalah debu; tetapi yang membedakan kita dengan ciptaanNya yang lain adalah diciptakanNya kita menurut rupa dan gambarNya: “...Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tanganMu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:” (ayat 6-7).

Inilah puncak kebaikan hati Bapa kepada kita: “...Ia telah menggaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus AnakNya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.” (Yohanes 3:16-17). Ini menunjukkan bahwa hati Bapa penuh kasih sehingga Ia memiliki rencana dan rancangan yang selalu baik kepada kita. Ada pun yang direncanakan Allah di dalam hatiNya adalah keselamatan seluruh umat manusia, dan Bapa telah menggenapinya melalui pengorbanan Yesus Kristus di atas kayu salib.

Adalah anugerah yang luar biasa bila kita dipilih dan diselamatkan oleh darah Kristus. Kita juga diangkat menjadi anak-anak Allah, dan “jikalau kamu anak maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.” (Galatia 4:7b). Namun tidak semua orang meresponsnya, banyak yang menolak Kristus. Meskipun demikian hati Bapa penuh kesabaran menantikan umatNya berbalik kepadaNya: “Tuhan tidak lalai menepati janjiNya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.” (2 Petrus 3:9).

Bapa di sorga sabar terhadap kita karena Dia tidak menghendaki anak-anakNya mengalami kebinasaan kekal. Sudah seharusnya sebagai anak-anakNya kita memiliki ‘hati bapa’, yaitu hati yang penuh kasih.

Dunia sedang menantikan kita menunjukkan ‘hati Bapa’ (kasih) itu, sehingga Tuhan dipermuliakan melalui kita!