Harapan Baru Regency

Jl. HBR Selatan Komplek Gereja No.3 Bekasi Barat

Kontak

(021) 480 2605

Panduan Renungan Harian

Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:

M1. MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.

M2. MERENUNGKAN FIRMAN

Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.

M3. MELAKUKAN DENGAN TEKUN

Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.

M4. MEMBAGIKAN KESAKSIAN ATAU PERTOLONGAN

Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.

Sunday 18 August 2024

BERKAT BAGI BANGSA

Baca: Ulangan 10:12-22

"tetapi hanya oleh nenek moyangmulah hati Tuhan terpikat sehingga Ia mengasihi mereka, dan keturunan merekalah, yakni kamu, yang dipilih-Nya dari segala bangsa, seperti sekarang ini." Ulangan 10:15

Tuhan berjanji kepada Abraham, "Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." (Kejadian 12:2-3). Ini adalah perjanjian berkat yang diberikan Tuhan kepada Abraham, bahwa melalui keturunannya berkat-berkat Tuhan akan sampai kepada bangsa-bangsa.

Apa itu perjanjian? Pada prinsipnya perjanjian adalah kesepakatan yang dibuat oleh dua pihak atau lebih atas sesuatu hal. Perjanjian tersebut akan berlaku jikalau pihak-pihak yang terlibat memenuhi persyaratan tertentu yang telah bersama-sama mereka sepakati. Dalam perjanjian berkat ini Tuhanlah yang menetapkan syarat-syarat, dan manusia hanya perlu menaatinya. Abraham pun taat kepada Tuhan sehingga ia sangat dikasihiNya, termasuk juga keturunan-keturunannya. Melalui Alkitab dapat kita ketahui bahwa tak satu pun janji Tuhan yang tidak ditepatiNya, meski sudah tak terhitung banyaknya bangsa Israel (keturunan Abraham) memberontak kepada Tuhan, sementara pertolongan, mujizat dan keajaiban demi keajaiban telah mereka lihat dan nikmati, pengampunan dan kasih yang sempurna tetap Tuhan berikan ketika mereka sungguh-sungguh menyesal dan bertobat. Itulah sebabnya Musa mengingatkan bahwa Tuhan itu sangat mengasihi mereka, tidak seharusnya mereka memberontak kepada Tuhan! Tuhan tidak meminta apa-apa dari mereka "...selain dari takut akan Tuhan, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu," (Ulangan 10:12).

Sesungguhnya selalu ada upah yang disediakan Tuhan bagi kita yang hidup taat kepadaNya. Sudahkah kita mengasihi Tuhan dan melayani Dia dengan segenap hati? Bukti nyata bahwa seseorang mengasihi Tuhan adalah taat melakukan firmanNya.

Jika kita taat kepada Tuhan tidak ada yang perlu kita kuatirkan, karena berkat dan kasihNya pasti tercurah atas hidup kita.