Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:
Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.
Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.
Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.
Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.
"Tetapi aku senantiasa mau berharap dan menambah puji-pujian kepada-Mu;" Mazmur 71:14
Kunci untuk terbebas dari rasa kuatir, takut, cemas, panik dan stres sangatlah sederhana, yaitu banyaklah memuji-muji Tuhan. Membuka mulut dan menaikkan puji-pujian bagi Tuhan tak memerlukan biaya mahal, hanya butuh kerelaan dan kemauan.
Apa yang Saudara rasakan saat ini? Diliputi oleh ketakutan, kekuatiran dan kecemasan? Angkatlah pujian bagi Tuhan. Biasanya jika orang mengalami stres, karena terkurung oleh berbagai masalah, memiliki kecenderungan untuk mengeluh dan mengasihani diri sendiri: "Tuhan, mengapa hal ini terjadi kepadaku? Tuhan, mengapa Engkau tidak mempedulikanku? Aku sudah tak sanggup lagi menjalani hidup ini!" Jika kita mau merenung sejenak dan berpikir dengan tenang, kita akan menyadari bahwa Tuhan bukanlah penyebab semua masalah. Kebanyakan masalah-masalah itu berasal dari kita sendiri. Mungkin kita memberi kesempatan pada diri kita untuk berpikir, jangan melangkah salah, yang membawa kita pada situasi yang tidak menyenangkan.
Tuhan akan membebaskan kita dari semua permasalahan yang menghimpit jika kita mau belajar memuji Tuhan dan bersyukur kepada-Nya dalam segala hal. Semakin banyak kita memuji Tuhan, semakin besar juga kemenangan menjadi bagian kita. Inilah yang Daud lakukan: "...aku senantiasa mau berharap dan menambah puji-pujian kepada-Mu;" (ayat nas). Menambah puji-pujian kepada Tuhan berarti jika biasanya kita memuji Tuhan sekali sehari, kita harus melakukan lebih dari itu. "Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku." (Mazmur 34:2). Segala waktu berarti dalam keadaan baik maupun buruk, suka atau duka, di setiap kesempatan. Memuji Tuhan tidak berarti harus dalam sikap berlutut, baru memuji-Nya, atau memuji Tuhan saat beribadah saja. Memuji Tuhan tidak dibatasi ruang dan waktu. Ketika bangun tengah malam, pujilah Tuhan! Ketika bangun di pagi hari, pujilah Tuhan! Ketika sedang berkendara, berjalan-jalan, melakukan apa pun juga, pujilah Tuhan! Tidak perlu berteriak dengan suara keras, tetapi cukup pujian dalam hati.
"Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil." Mazmur 119:164