Harapan Baru Regency

Jl. HBR Selatan Komplek Gereja No.3 Bekasi Barat

Kontak

(021) 480 2605

Panduan Renungan Harian

Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:

M1. MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.

M2. MERENUNGKAN FIRMAN

Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.

M3. MELAKUKAN DENGAN TEKUN

Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.

M4. MEMBAGIKAN KESAKSIAN ATAU PERTOLONGAN

Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.

Sunday 17 August 2025

Nasionalisme

Bacaan Alkitab: Yeremia 29:1-7

Nasionalisme adalah cinta terhadap tanah air, cinta terhadap bangsa dan budaya yang mengakar dalam diri kita sebagai anak-anak Indonesia. Sebagai orang Kristen, kita tidak hanya dipanggil untuk mencintai Allah, tetapi juga dipanggil untuk mencintai sesama, termasuk mencintai negeri kita. Mencintai tanah air bukan hanya sekedar mengenakan pakaian nasional, mengibarkan bendera atau bernyanyi lagu kebangsaan. Mencintai tanah air juga berarti menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan budaya yang ada di dalamnya. Kita harus mampu memperjuangkan keutuhan dan kemakmuran negeri kita, dan berkontribusi dalam membangun bangsa yang lebih baik. Namun, dalam mengasihi tanah air, kita juga harus mampu melampaui perbedaan-perbedaan suku, agama, dan budaya. Kita harus memahami bahwa kekayaan negeri ini tidak hanya dari satu etnis atau kelompok saja, tetapi juga dari beragamnya kebudayaan yang ada di dalamnya. Sebagai orang Kristen, kita harus mampu menghadirkan cinta kasih Kristus dalam segala bentuk persatuan dan kesatuan bangsa.

Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi dan globalisasi, tantangan dalam membangun nasionalisme yang kokoh semakin besar. Namun, kita harus tetap optimis dan percaya bahwa dengan kesatuan hati dan tekad yang kuat, kita bisa meraih cita-cita bersama. Kita harus senantiasa berdoa dan memohon kepada Allah agar memberkati dan membimbing bangsa Indonesia untuk terus maju dan berkembang.

Kita juga harus merasa bangga dan bersyukur atas keberadaan negeri Indonesia yang kita cintai ini. Dalam mengasihi tanah air, marilah kita menjadi orang-orang yang berjuang dan berkorban demi kemajuan bangsa. Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan dan berkat dari Allah, dan mampu menjadi saksi kasih Kristus dalam memperjuangkan keutuhan dan kemakmuran bangsa Indonesia.

 

Nasionalisme bagi orang percaya adalah tanggung jawab untuk mempertahankan keutuhan negara dan memajukan bangsa dengan prinsip-prinsip kebenaran dan keadilan