Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:
Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.
Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.
Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.
Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.
"...hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging." Galatia 5:16
Roh Kudus adalah Roh yang luar biasa yang diberikan Tuhan kepada kita. Peranan Roh Kudus adalah untuk menyertai, menuntun, mengajar dan memimpin kehidupan orang percaya. Tuhan Yesus berkata, "Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu." (Yohanes 16:7). Janji Bapa tentang Roh Kudus itu sudah digenapi: "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah," (1 Korintus 6:19). Roh Kudus tinggal di dalam kehidupan orang percaya. Apabila Roh Kudus berdiam dan bekerja di dalam kita, perkara yang heran pasti terjadi. Kehidupan kita pasti diubahkan, dari yang biasa menjadi luar biasa.
Untuk memiliki kehidupan yang luar biasa (extraordinary), kita harus membuat pilihan hidup yang benar yaitu hidup penuh dengan Roh Kudus, bukan mabuk anggur, "...karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh," (Efesus 5:18). Tuhan tahu bahwa manusia mempunyai banyak kelemahan dan keterbatasan, karena itu Ia memberikan RohNya supaya kita yang lemah beroleh kekuatan dan kesanggupan, apalagi kehidupan Kristen adalah suatu pergumulan, perjuangan dan peperangan melawan dosa. Inilah konflik batin yang kita alami! Namun "...jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat." (Galatia 5:18). Jelas bahwa dosa yang ada di dalam daging (hawa nafsu) tidak dapat dilawan dengan kekuatan sendiri. Dosa itu hanya dapat dihancurkan oleh kuasa Roh Kudus apabila kita menyerahkan tubuh kita sepenuhnya kepada Tuhan untuk menjadi baitNya. Ketika kita mempersembahkan tubuh kita kepada Tuhan sebagai korban yang hidup dan kudus, RohNya akan memenuhi kita dan berkarya di dalam kita sehingga segala aspek kehidupan kita (tubuh, jiwa dan roh) benar-benar di bawah kendali Roh Kudus.
Inilah yang disebut berjalan dengan Roh Kudus. Saat kita berjalan dengan Roh Kudus kehidupan kita akan menghasilkan buah-buah Roh, dan itu merupakan awal memasuki kehidupan yang berkemenangan dan penuh mujizat.
Tanpa Roh Kudus kita tak mampu menang dalam pergumulan hidup ini!