Harapan Baru Regency

Jl. HBR Selatan Komplek Gereja No.3 Bekasi Barat

Kontak

(021) 480 2605

Panduan Renungan Harian

Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:

M1. MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.

M2. MERENUNGKAN FIRMAN

Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.

M3. MELAKUKAN DENGAN TEKUN

Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.

M4. MEMBAGIKAN KESAKSIAN ATAU PERTOLONGAN

Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.

Sunday 20 July 2025

BIJAK DALAM PERKATAAN

Efesus 4:29

Perkataan memiliki kuasa yang besar, baik untuk membangun maupun meruntuhkan. Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk menggunakan perkataan kita dengan bijaksana. Firman Tuhan mengingatkan untuk tidak membiarkan perkataan yang kotor keluar dari mulut kita, melainkan hanya perkataan yang baik dan membangun. Kata-kata yang mencerminkan kasih Kristus akan membawa damai sejahtera kepada orang lain.
Ketika kita tidak berhati-hati dengan perkataan, kita dapat dengan mudah melukai hati orang lain. Setiap kata yang diucapkan memiliki dampak, jangan sampai perkataan kita justru memadamkan api orang lain. Perkataan yang bijaksana adalah buah dari hati yang dipenuhi kasih Tuhan. Ketika kita mengizinkan Roh Kudus membimbing lidah kita, kata-kata kita akan menjadi alat untuk membawa kehidupan dan mengobarkan semangat yang telah padam.
Mari kita terus belajar untuk berkata-kata dengan bijak. Hiburlah mereka yang sedang berduka, berikan pengharapan bagi yang putus asa, pujian dan dukungan kepada mereka yang telah berusaha dan melakukan apa yang benar. Jika ada ungkapan yang mengatakan bahwa “Lidahmu adalah gambaran bagaimana hatimu,” maka biarlah api yang ada di hati kita menyebar dan menyalakan api orang-orang yang kita temui melalui perkataan kita.

 

 

UNTUK DIAPLIKASIKAN :
1. Menurut Anda, seperti apakah perkataan yang digunakan secara bijak?
2. Seberapa besar dampak perkataan yang diucapkan bagi Anda?
3. Apakah ada perkataan tidak bijak yang perlu Anda koreksi? Apa komitmen Anda



Jadilah BIJAKSANA dalam menggunakan PERKATAAN kita.