Harapan Baru Regency

Jl. HBR Selatan Komplek Gereja No.3 Bekasi Barat

Kontak

(021) 480 2605

Panduan Renungan Harian

Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:

M1. MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.

M2. MERENUNGKAN FIRMAN

Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.

M3. MELAKUKAN DENGAN TEKUN

Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.

M4. MEMBAGIKAN KESAKSIAN ATAU PERTOLONGAN

Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.

Thursday 26 October 2023

GEREJA: Mempersiapkan Pekerja

Baca: Matius 9:35-38

"Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit."  Matius 9:37

Gereja, dalam bahasa Inggris church, berasal dari kata Yunani kuriakos yang berarti:  miliknya Tuhan.  Kata gereja dipakai oleh orang-orang Kristen Yunani untuk menunjuk pada tempat ibadah, sehingga makna harafiah dari gereja adalah tempat ibadah atau rumah Tuhan.  Berbicara tentang gereja tentunya memiliki keterkaitan dengan jemaat.  Adapun istilah jemaat adalah terjemahan dari kata bahasa Yunani ekklesia  (ek = keluar, kalein = memanggil), yang secara harafiah berarti:  sidang atau kelompok orang percaya yang dipanggil ke luar dari....

     Tuhan menempatkan gereja-Nya di tengah-tengah dunia bukan tanpa maksud dan tujuan, bukan sekedar sebagai tempat berkumpulnya jemaat yang sedang melakukan aktivitas kerohanian.  Secara garis besar gereja mempunyai peranan:  penyembahan, persekutuan, pembinaan, pelayanan dan juga penginjilan.  Dengan kata lain gereja yang sehat adalah gereja yang mampu menjalankan lima peran tersebut yang kesemuanya mengarah kepada suatu misi yaitu mengerjakan Amanat Agung.  Sebelum melangkah ke luar untuk menjangkau jiwa-jiwa, tugas gereja adalah mempersiapkan jemaat terlebih dahulu sampai mereka mencapai  "...kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala. Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, -yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota - menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih."  (Efesus 4:13-16).

     Ketika jemaat sudah dewasa rohaninya itulah saat yang tepat mengutus mereka untuk menjangkau jiwa-jiwa.  Tuhan rindu gereja-Nya dipenuhi oleh jemaat yang hatinya terbeban untuk pekerjaan-Nya dan peka terhadap keadaan yang ada di sekelilingnya, karena di luar sana banyak sekali jiwa-jiwa yang belum diselamatkan, tapi pekerja sedikit.

"Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai."  Yohanes 4:35