Harapan Baru Regency

Jl. HBR Selatan Komplek Gereja No.3 Bekasi Barat

Kontak

(021) 480 2605

Panduan Renungan Harian

Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:

M1. MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.

M2. MERENUNGKAN FIRMAN

Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.

M3. MELAKUKAN DENGAN TEKUN

Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.

M4. MEMBAGIKAN KESAKSIAN ATAU PERTOLONGAN

Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.

Monday 02 February 2026

MENJAGA ALTAR DITENGAH TEKANAN

Daniel 6:11

Dasar Firman: Daniel 6:11 (LAI-TB)

“Demi didengarnya Daniel bahwa surat perintah itu telah dibuat, masuklah ia ke rumahnya; dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.”

Daniel tidak mengubah kebiasaan rohaninya meskipun tekanan dan ancaman kematian nyata di hadapannya. Ia tetap menjaga altar doanya seperti yang biasa ia lakukan sebelumnya. Alkitab menekankan bahwa kesetiaan Daniel bukan tindakan spontan, melainkan kebiasaan yang telah terbangun lama. Altar baginya bukan pelarian, tetapi pusat hidup. Dari altar itulah Daniel mendapatkan kekuatan.

Dalam kehidupan modern, tekanan sering menjadi alasan untuk menjauh dari altar. Kesibukan, tuntutan hidup, dan ketakutan membuat banyak orang mengurangi waktu bersama Tuhan. Altar dianggap bisa ditunda, sementara hal lain dianggap lebih mendesak. Namun tekanan justru menunjukkan seberapa penting altar dalam hidup seseorang. Tanpa altar, tekanan mudah menghancurkan iman.

Menjaga altar di tengah tekanan adalah kunci bertahannya api rohani. Tuhan memberi kekuatan kepada mereka yang tetap setia mencari-Nya. Revival pribadi lahir ketika altar tetap dijaga, bukan hanya saat keadaan aman. Dari altar yang dijaga, Tuhan menyatakan pertolongan-Nya. Tekanan tidak memadamkan iman yang berakar kuat.

Quote:
Tekanan tidak memadamkan api bagi orang yang menjaga altar.