Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:
Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.
Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.
Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.
Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.
“Api yang di atas mezbah itu harus tetap menyala, janganlah dibiarkan padam.”
Tuhan tidak pernah berkata api akan menyala dengan sendirinya. Api harus dijaga setiap hari. Ini menunjukkan bahwa hubungan dengan Tuhan bukan tentang momen besar, tetapi kesetiaan kecil yang terus dilakukan.
Banyak orang pernah mengalami api Tuhan, tetapi tidak memeliharanya. Kesibukan, kelelahan, dan penundaan membuat altar terabaikan, hingga api perlahan padam.
Altar yang dijaga setiap hari menjaga iman tetap hidup. Revival yang bertahan lahir dari kesetiaan, bukan sekadar pengalaman sesaat.
Quote: Api Tuhan padam bukan karena dosa besar, tetapi karena altar yang diabaikan.