Harapan Baru Regency

Jl. HBR Selatan Komplek Gereja No.3 Bekasi Barat

Kontak

(021) 480 2605

Panduan Renungan Harian

Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:

M1. MENERIMA FIRMAN

Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.

M2. MERENUNGKAN FIRMAN

Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.

M3. MELAKUKAN DENGAN TEKUN

Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.

M4. MEMBAGIKAN KESAKSIAN ATAU PERTOLONGAN

Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.

Friday 23 September 2022

SINGKIRKAN RUBAH-RUBAH KECIL

Baca: Kidung Agung 2:8-17

"Tangkaplah bagi kami rubah-rubah itu, rubah-rubah yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur, kebun-kebun anggur kami yang sedang berbunga!"  Kidung Agung 2:15

Kitab Kidung Agung ini selain menggambarkan tentang hubungan antara Kristus sebagai Kepala jemaat dengan tubuh-Nya yang adalah jemaat-Nya, juga menggambarkan tentang hubungan antara gereja-Nya dengan rumah tangga.

     Dalam kehidupan bergereja dan rumah tangga seringkali kita tidak menyadari adanya rubah-rubah yang berkeliaran.  Rubah adalah binatang kecil yang suka sekali merusak hasil panenan.  Rubah mampu beradaptasi dalam segala musim dan lingkungan, bergerak secara diam-diam tapi sangat gesit, dan hanya meninggalkan jejak.  Rubah bisa dikatakan pemburu yang ulung, ahli strategi, dan lihai menarik perhatian mangsa.  Rubah-rubah kecil berbicara tentang persoalan-persoalan kecil yang seringkali dianggap remeh atau sepele, tapi kalau dibiarkan dapat merusak kehidupan rumah tangga, pekerjaan, dan bahkan pelayanan pekerjaan Tuhan.  Kebanyakan fokus dan perhatian orang hanya tertuju kepada hal-hal besar, sedangkan hal yang kecil diabaikannya, padahal dari yang kecil kalau terus dibiarkan dapat menjadi perkara besar yang membahayakan dan sulit teratasi kalau terlambat penanganannya.  Oleh karena itu jangan biarkan  'rubah-rubah kecil'  itu berkeliaran!  Rubah-rubah kecil itu harus segera disingkirkan karena dapat merusak kebun anggur yang sedang berbunga  (ayat nas).  Rubah-rubah kecil yang bisa merusak hubungan kita dengan Tuhan bisa berupa:  kemalasan, keterikatan dengan hal-hal duniawi, atau perkataan sia-sia yang seringkali terlontar dari mulut kita.  Sakit hati, kepahitan, kebencian, dendam, tak mau mengampuni dan sebagainya yang tersimpan di dalam hati juga ibarat rubah-rubah kecil yang siap menggerogoti hati kita.

     Perselisihan, suka menghakimi, bergosip, yang seringkali terjadi di antara jemaat Tuhan, atau masalah-masalah kecil dalam kehidupan keluarga-keluarga Kristen, jika tidak segera dibereskan akan berdampak buruk bagi pekerjaan Tuhan dan dapat mengancam keutuhan keluarga-keluarga Kristiani.  Banyak kasus terjadi rumah tangga hancur karena adanya rubah-rubah kecil yang tak diperhatikan dan tak disingkirkan sedari awal.

Jangan sepelekan hal-hal kecil, karena perkara yang besar berawal dari perkara kecil!