Ada 4 langkah untuk melakukan "Saat Teduh" agar kita dapat berakar kuat di dalam Firman Allah, yang disebut 4M:
Berdoalah agar Roh Kudus melembutkan hati kita untuk dapat "menerima Firman Tuhan" yang kita baca hari ini, agar kita tidak memberontak terhadap Firman tetapi rela dikoreksi.
Membaca Firman Tuhan dengan teliti dan serius sampai menemukan kedalamannya, dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan saat membacanya.
Lakukan Firman Tuhan terus-menerus sampai menjadi kebiasaan, sebelum melakukan kita perlu juga membuat rencana penerapan yang praktis dan terukur.
Ceritakanlah dan saksikan kepada keluarga, teman dan orang yang dekat dengan Anda tentang Pelajaran yang menjadi berkat buat Anda hari ini, sebab orang yang diberkati pasti akan bersaksi.
"Tetapi ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya: 'Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud.'" Matius 26:70
Secara alamiah setiap makhluk hidup memiliki mekanisme pertahanan diri dan perlindungan diri ketika dihadapkan pada ancaman atau bahaya. Bahkan ada beberapa contoh hewan yang memiliki mekanisme pertahanan diri yang tidak biasa alias ekstrem, semisal: katak yang mematahkan kaki-kakinya sendiri dan mengeluarkan cakar; ikan yang melingkupi musuhnya dengan casing tebal dari kotoran; semut yang bisa meletuskan tubuhnya. Ini semua dilakukan untuk mempertahankan diri atau melindungi diri dari ancaman para predator. Ini adalah contoh dari sedikit cara yang tidak biasa dari binatang untuk mempertahankan dirinya ketika dalam bahaya dan ancaman.
Tak terkecuali manusia, ketika sedang berada dalam ancaman atau bahaya ada mekanisme pertahanan diri yang biasa dilakukan yaitu melawan atau melarikan diri. Ketika Kristus ditangkap dan dibawa ke Mahkamah Agama, murid-murid-Nya diliputi oleh rasa takut yang luar biasa, sehingga mereka pun lari untuk menyelamatkan diri. Perikop dari pembacaan firman kita hari ini adalah Petrus menyangkal Kristus. Ini adalah bentuk mekanisme pertahanan dan perlindungan diri yang dilakukan Petrus ketika dirinya sedang terancam, karena orang-orang telah mengenalinya sebagai salah satu murid Kristus. Bahkan Petrus berusaha melindungi diri dengan menyangkal bahwa ia bukanlah murid Kristus dan berani membohongi diri sendiri dengan mengatakan bahwa ia tidak mengenal Kristus. "Maka teringatlah Petrus akan apa yang dikatakan Yesus kepadanya: 'Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.' Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya." (Matius 26:75).
Alkitab tak pernah mencatat bahwa pengikut Kristus akan terbebas dari masalah dan beroleh kenyamanan hidup. Sebaliknya dengan tegas dinyatakan bahwa "...kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat." (Matius 10:22). Siapkah Saudara menghadapinya?
"...barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya." Matius 16:25